Genap 50 Tahun, INALUM Cetak Rekor Produksi Tertinggi Sepanjang Sejarah
INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menandai usia emas 50 tahun dengan cara yang tidak biasa. Alih-alih menggelar pesta besar, BUMN strategis di sektor aluminium ini memilih menegaskan perannya melalui aksi sosial, empati kemanusiaan, serta capaian kinerja tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.
Memasuki lima dekade perjalanan, INALUM meneguhkan eksistensinya sebagai tulang punggung industri aluminium nasional yang berkelanjutan dan berdaya saing global.
Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita menyebut, usia 50 tahun bukan sekadar penanda waktu, melainkan refleksi konsistensi perusahaan dalam menjaga relevansi dan kontribusi nyata bagi Indonesia.
“Lima puluh tahun menjadi penanda bahwa INALUM terus bertumbuh bersama Indonesia. Sejak awal berdiri, INALUM hadir sebagai industri pengolahan aluminium yang memanfaatkan energi hijau dan berkomitmen memberi nilai tambah bagi perekonomian nasional serta manfaat bagi masyarakat,” ujar Melati.
Di tengah bencana alam yang melanda sejumlah wilayah Sumatera, INALUM memutuskan meniadakan rangkaian selebrasi HUT ke-50 yang biasanya diisi panggung hiburan dan jalan santai.
Seluruh anggaran kegiatan tersebut dialihkan sepenuhnya untuk program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) berupa bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.
Langkah ini mencerminkan empati dan tanggung jawab sosial INALUM sebagai BUMN yang tumbuh bersama masyarakat dan lingkungan, sejalan dengan prinsip keberlanjutan yang diusung perusahaan.
Cetak Rekor Sepanjang Sejarah: Produksi dan Penjualan Tertinggi
Tak hanya dari sisi sosial, usia emas INALUM juga ditandai dengan pencapaian kinerja monumental. Sepanjang tahun 2025, INALUM berhasil mencatatkan All Time High Production sebesar 280.082 metrik ton dan All Time High Sales mencapai 280.141 metrik ton—tertinggi sepanjang sejarah operasional perusahaan.
Capaian tersebut merupakan hasil dari inovasi berkelanjutan, penguatan efisiensi operasional, strategi bisnis yang adaptif, serta komitmen seluruh Insan INALUM dalam menghadapi dinamika industri aluminium global.
Pencapaian ini sekaligus menegaskan posisi INALUM sebagai produsen aluminium nasional yang tangguh, andal, dan kompetitif, sekaligus memperkuat langkah perusahaan dalam mengembangkan Industri Aluminium Terpadu ke depan.
Sebagai BUMN industri aluminium terintegrasi, INALUM mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) serta memproduksi aluminium primer untuk memenuhi kebutuhan industri dalam negeri dan pasar ekspor.
Didirikan pada 6 Januari 1976 sebagai perusahaan patungan Indonesia–Jepang, INALUM sepenuhnya menjadi milik Negara Kesatuan Republik Indonesia pada 2013.
Perusahaan ini sempat menjadi holding industri pertambangan nasional pada 2018, sebelum resmi berstatus sebagai anggota Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID sejak 2023, dengan peran strategis dalam mendorong kemandirian industri nasional.
Syukuran Hybrid dan Aksi Kemanusiaan
Syukuran 50 tahun INALUM dilaksanakan secara hybrid dari Jakarta, Kuala Tanjung, dan Paritohan, sebagai simbol sinergi operasional perusahaan. Bersamaan dengan itu, INALUM juga menggelar Operasi Katarak Gratis bagi masyarakat serta Gerakan Donor Darah bekerja sama dengan PMI Kabupaten Batubara di Tanjung Gading, Sumatera Utara.
Memasuki usia emas, INALUM menegaskan komitmennya untuk terus bertumbuh secara berkelanjutan, memperkuat industri aluminium nasional, serta hadir memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan bangsa.