Run for Equality 2026 Dorong Ruang Olahraga Inklusif bagi Anak dan Penyandang Disabilitas

Oleh : Hariyanto | Selasa, 02 Juni 2026 - 22:23 WIB

INDUSTRY.co.id - JAKARTA – Plan Indonesia kembali menggelar ajang lari inklusif Run for Equality 2026 yang akan berlangsung pada 26 Juli 2026 di Senayan Park, Jakarta. Mengusung tema Equal Steps, Equal Play, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana kampanye untuk mendorong terciptanya ruang publik dan olahraga yang aman, setara, dan inklusif bagi seluruh anak, terutama anak perempuan dan penyandang disabilitas.

Run for Equality 2026 menghadirkan tiga kategori lomba, yakni 3 kilometer, 5 kilometer, dan 10 kilometer. Penyelenggaraan acara ini dilatarbelakangi masih tingginya tantangan inklusivitas yang dihadapi penyandang disabilitas di Indonesia.

Meski hak-hak penyandang disabilitas telah dijamin melalui Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016, akses terhadap berbagai layanan dasar masih menjadi persoalan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan menunjukkan hanya 17,2 persen penyandang disabilitas usia produktif yang memiliki akses terhadap pendidikan formal. Selain itu, lebih dari separuh penyandang disabilitas masih menghadapi hambatan dalam mengakses pendidikan, layanan kesehatan, pekerjaan, hingga ruang publik yang aman dan inklusif.

Direktur Eksekutif Plan Indonesia, Dini Widiastuti, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan bagi anak-anak dan kaum muda untuk berpartisipasi tanpa diskriminasi.

“Melalui Run for Equality 2026, kami ingin mendorong terciptanya ruang olahraga dan ruang publik yang lebih inklusif, di mana setiap anak dan kaum muda, termasuk penyandang disabilitas, memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi, bermain, dan berkembang tanpa diskriminasi,” ujar Dini.

Komisioner Komnas Disabilitas, Jonna Aman Damanik, menilai inisiatif semacam ini penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai hak penyandang disabilitas dalam mengakses ruang publik dan kegiatan olahraga.

“Inklusivitas bukan hanya tentang menghadirkan penyandang disabilitas dalam sebuah kegiatan, tetapi memastikan mereka dapat berpartisipasi secara bermakna, aman, dan setara. Inisiatif seperti Run for Equality menjadi penting untuk mendorong kesadaran publik bahwa olahraga adalah hak semua orang,” katanya.

Dukungan terhadap gerakan inklusi melalui olahraga juga datang dari sektor swasta. Sustainability Lead UNIQLO Indonesia, Michelle Marietta Secoa, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan lingkungan yang lebih terbuka bagi semua kalangan.

“Kami percaya bahwa olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan banyak orang dan membangun rasa percaya diri. Karena itu, penting bagi kita semua untuk terus menciptakan ruang yang lebih terbuka, nyaman, dan inklusif bagi anak-anak dan kaum muda, termasuk penyandang disabilitas,” ujarnya.

Bagi Mama Diva, peserta penyandang disabilitas dengan rare disease Seckel Syndrome yang telah mengikuti Run for Equality pada 2024 dan 2025, ajang tersebut memberikan pengalaman yang melampaui sekadar aktivitas olahraga.

“Run for Equality membuat saya merasa diterima dan dipercaya bahwa saya juga bisa ikut berpartisipasi seperti yang lain. Semoga semakin banyak ruang yang ramah dan inklusif untuk teman-teman disabilitas agar kami bisa lebih percaya diri dan berani menunjukkan potensi kami,” ungkapnya.

Selain mengampanyekan kesetaraan, Run for Equality 2026 juga mengusung misi sosial melalui program penggalangan dana. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk mendukung penyediaan alat bantu serta fasilitas pendukung bagi anak-anak penyandang disabilitas di Nusa Tenggara Timur melalui platform Kitabisa.com.

CEO Kitabisa Group, Vikra Ijas, menjelaskan bahwa partisipasi dalam kegiatan ini tidak hanya berdampak bagi penerima manfaat di NTT, tetapi juga memberikan perlindungan bagi peserta.

“Selain berkontribusi untuk membantu akses anak-anak di NTT, setiap peserta Run For Equality 2026 otomatis juga berkontribusi untuk melindungi satu sama lain bersama SalingJaga yang memberi peserta manfaat perlindungan jiwa dan kecelakaan selama satu tahun ke depan,” jelasnya.

Melalui penyelenggaraan Run for Equality 2026, Plan Indonesia berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam upaya menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan setara. Ajang ini sekaligus menjadi pengingat bahwa olahraga dapat menjadi medium untuk memperkuat solidaritas sosial dan membuka ruang partisipasi yang setara bagi semua kalangan.