INFIEN Energy Gandeng AMPACE Percepat Implementasi BESS di Indonesia, Dukung Target Energi Nasional 100 GW

Oleh : Nina Karlita | Senin, 13 April 2026 - 14:26 WIB

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Infiniti Energi Indonesia (INFIEN) resmi menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan teknologi baterai global, Xiamen Ampace Technology Limited (AMPACE), melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). 

Kolaborasi ini difokuskan pada percepatan pengembangan dan implementasi Battery Energy Storage System (BESS) di Indonesia guna mendukung target energi nasional 100 GW berbasis energi terbarukan.

Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya konkret mendukung transisi energi nasional dan memperkuat sistem ketenagalistrikan Indonesia agar lebih andal, efisien, dan berkelanjutan.

Transisi menuju swasembada energi kini menjadi prioritas pemerintah, terutama di tengah dinamika geopolitik global yang memicu ancaman krisis energi. Energi baru terbarukan (EBT) dipandang sebagai solusi utama, dan sistem penyimpanan energi seperti BESS memainkan peran krusial dalam menjaga stabilitas pasokan listrik.

Founder & CEO INFIEN, Muhammad Firmansyah, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan tonggak penting dalam memperkuat infrastruktur energi nasional.

“Kemitraan ini adalah langkah strategis dengan menggabungkan kapabilitas eksekusi lokal INFIEN dan teknologi baterai canggih dari AMPACE. Kami optimistis dapat menghadirkan solusi penyimpanan energi yang aman, andal, serta memberikan nilai ekonomi nyata bagi Indonesia,” ujarnya.

Kerja sama ini juga selaras dengan arah kebijakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), khususnya dalam mempercepat integrasi energi terbarukan, memperkuat stabilitas jaringan listrik nasional, serta mendukung program de-dieselisasi.

Melalui MoU ini, INFIEN dan AMPACE akan mengeksplorasi serta mengembangkan peluang proyek BESS skala menengah hingga besar, baik untuk segmen utilitas maupun komersial dan industri (C&I).

Implementasi BESS dinilai penting untuk: * Meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di tengah meningkatnya penetrasi energi terbarukan. * Mendukung manajemen beban puncak (peak load management). * Mengoptimalkan biaya energi bagi sektor industri. * Mempercepat elektrifikasi wilayah terpencil. * Mengurangi ketergantungan pada pembangkit berbasis diesel.

Dengan teknologi baterai lithium canggih yang diusung AMPACE, solusi BESS ini diharapkan mampu menghadirkan performa unggul, siklus hidup lebih panjang, serta standar keselamatan tinggi.

AMPACE sendiri merupakan perusahaan hasil kemitraan strategis antara Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL) dan Amperex Technology Limited (ATL). Reputasi global kedua perusahaan ini menjadi fondasi kuat dalam menghadirkan teknologi baterai berstandar internasional dengan rekam jejak operasional tanpa insiden secara global.

Vice President ESS AMPACE, Raymond Ye, menyebut Indonesia sebagai salah satu pasar BESS paling potensial di Asia Tenggara.

“Melalui kolaborasi ini, kami berkomitmen menghadirkan solusi BESS yang andal dan berperforma tinggi, disesuaikan dengan kebutuhan pasar lokal, sekaligus mendukung agenda transisi energi jangka panjang Indonesia,” jelasnya.

Menuju Sistem Energi Nasional 100 GW Kolaborasi INFIEN dan AMPACE sejalan dengan peta jalan transisi energi Indonesia yang menargetkan lebih dari 100 GW kapasitas energi terbarukan dalam beberapa dekade mendatang.

BESS diproyeksikan menjadi tulang punggung dalam integrasi energi surya, angin, dan sumber EBT lainnya ke dalam sistem kelistrikan nasional. Dengan adanya sistem penyimpanan energi yang andal, intermitensi pembangkit EBT dapat dikelola lebih optimal.

Kerja sama ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia semakin serius membangun ekosistem energi bersih yang terintegrasi, sekaligus membuka peluang investasi dan pertumbuhan ekonomi hijau di masa depan.

Dengan kolaborasi strategis ini, INFIEN dan AMPACE tidak hanya menghadirkan solusi teknologi, tetapi juga memperkuat langkah Indonesia menuju kemandirian energi dan sistem kelistrikan yang berkelanjutan.