BTN Gandeng Pemkab Samosir, Perkuat Ekosistem Pariwisata dan UMKM Danau Toba
INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperkuat perannya sebagai mitra pembangunan daerah melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Samosir dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
Sinergi tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan sejumlah perjanjian kerja sama yang mencakup pengembangan ekosistem pariwisata, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), layanan kesehatan, hingga digitalisasi layanan pemerintahan di kawasan Danau Toba.
Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan Kabupaten Samosir memiliki posisi strategis sebagai bagian dari Kawasan Danau Toba yang telah ditetapkan sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas Indonesia. Menurut dia, pengembangan sektor pariwisata perlu didukung oleh ekosistem ekonomi yang kuat agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Pariwisata memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan UMKM. Secara nasional, sekitar 60 persen produk domestik bruto Indonesia ditopang oleh UMKM dan sektor ini juga menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja. Karena itu, sesuai arahan dari Danantara pengembangan pariwisata harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan UMKM sehingga pertumbuhan ekonomi dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Nixon, Senin (22/6).
Ia menjelaskan, melalui transformasi Beyond Mortgage, BTN terus memperluas perannya dari bank pembiayaan perumahan menjadi mitra pembangunan yang menyediakan berbagai solusi keuangan bagi masyarakat, pelaku usaha, hingga pemerintah daerah. Dalam dua tahun terakhir, BTN telah menjalin kerja sama dengan sekitar 58 pemerintah kabupaten dan kota di berbagai wilayah Indonesia guna memperkuat pembangunan ekonomi daerah.
Sebagai tindak lanjut kerja sama dengan Pemkab Samosir, BTN akan memperluas akses pembiayaan produktif bagi pelaku UMKM melalui berbagai skema, termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Properti Program (KPP). Perseroan juga akan mendorong digitalisasi transaksi agar pelaku usaha dapat berkembang dan naik kelas.
Di sektor kesehatan, BTN menyiapkan berbagai layanan perbankan bagi RSUD Dr. Hadrianus Sinaga, mulai dari layanan transaksi, pengelolaan gaji pegawai, QRIS Merchant, hingga dukungan pembiayaan untuk pengembangan fasilitas dan investasi alat kesehatan. Sementara itu, kerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Samosir diarahkan untuk mendukung pengelolaan keuangan daerah yang lebih efisien dan terdigitalisasi.
Baca Artikel Lainnya
BSI Hadir di Tanah Suci: Layanan Perbankan Syariah Lebih Dekat ke Jemaah
Bank Muamalat Harap Digitalisasi Permudah Transaksi Nasabah
Berikan Kemudahan Ibadah Pelari Marathon di Jogja, BSI Siapkan 2 Mobil Musholla dan RVM
BTN juga tengah menjajaki kolaborasi lain yang mendukung pembangunan berkelanjutan, seperti kerja sama dengan perguruan tinggi untuk penyusunan solusi pengelolaan sampah di kawasan wisata, promosi produk unggulan Samosir seperti kopi dan tenun di berbagai ajang nasional, serta pengembangan sumber daya manusia.
“BTN ingin hadir bukan hanya sebagai lembaga pembiayaan, tetapi sebagai mitra pembangunan daerah. Kami ingin membangun ekosistem yang saling terhubung, mulai dari sektor pariwisata, UMKM, layanan publik hingga pengembangan sumber daya manusia agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara berkelanjutan,” kata Nixon.
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyebut kerja sama dengan BTN menjadi langkah strategis untuk memperkuat pembangunan daerah melalui peningkatan layanan publik, penguatan sektor UMKM, serta perluasan akses layanan keuangan bagi masyarakat.
Menurut Vandiko, ruang lingkup kerja sama tersebut mencakup penyediaan layanan perbankan bagi Pemerintah Kabupaten Samosir, solusi perbankan bagi RSUD Dr. Hadrianus Sinaga, serta kerja sama dengan Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
Salah satu implementasi yang disiapkan adalah program subsidi bunga kredit bagi pelaku UMKM yang didukung Pemerintah Kabupaten Samosir. Melalui skema tersebut, pelaku UMKM yang memiliki KTP dan menjalankan usaha di wilayah Samosir dapat memperoleh pembiayaan hingga Rp100 juta dengan tenor maksimal tiga tahun. Subsidi bunga akan diberikan melalui APBD sesuai ketentuan yang berlaku.
“Program subsidi bunga kredit ini merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Samosir. Kami mengapresiasi dukungan BTN yang akan menyalurkan pembiayaan tersebut sehingga dapat membantu masyarakat, khususnya pelaku UMKM, untuk mengembangkan usahanya,” ujar Vandiko.
Ia juga mengapresiasi respons cepat BTN dalam merealisasikan kerja sama tersebut. Menurutnya, hanya sekitar satu bulan sejak pembahasan awal dilakukan, nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama telah berhasil ditandatangani.
“Kami menyambut baik kerja sama ini dan mengapresiasi respons cepat BTN. Hanya dalam waktu sekitar satu bulan sejak pembahasan awal, hari ini nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama sudah dapat ditandatangani. Kami berharap kerja sama ini segera ditindaklanjuti melalui perjanjian kerja sama sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat Kabupaten Samosir,” kata Vandiko.
Melalui kolaborasi tersebut, BTN dan Pemerintah Kabupaten Samosir berharap dapat memperkuat ekosistem pembangunan daerah yang inklusif melalui penguatan sektor pariwisata, peningkatan daya saing UMKM, digitalisasi layanan publik, perluasan akses layanan keuangan, serta pengembangan ekonomi berkelanjutan di kawasan Danau Toba.