BYD Tech Culture Fest 2026 Sambangi Semarang, Pengunjung Bisa Jajal EV hingga Monster Track

Oleh : Ridwan | Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:00 WIB

INDUSTRY.co.id - Semarang - PT BYD Motor Indonesia kembali melanjutkan rangkaian BYD Tech Culture Fest (TCF) 2026 dengan menyambangi Semarang. 

Acara yang digelar di Gajahmada Plaza, Simpang Lima, Semarang ini menjadi bagian dari upaya BYD untuk memperluas edukasi masyarakat terkait teknologi kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV) di Indonesia.

Tak sekadar pameran kendaraan, BYD TCF 2026 di Semarang menghadirkan konsep yang memadukan teknologi, budaya lokal, dan pengalaman interaktif. Pengunjung dapat mengenal lebih dekat teknologi kendaraan listrik (EV) hingga teknologi Dual Mode (DM) yang dikembangkan BYD.

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao mengatakan, Jawa Tengah memiliki potensi besar dalam pengembangan kendaraan energi baru.

"Kami melihat Jawa Tengah sebagai salah satu wilayah yang paling dinamis dan berkembang pesat di Indonesia, sekaligus menunjukkan pertumbuhan positif dalam adopsi kendaraan energi baru," ujar Eagle Zhao dalam keterangannya.

Menurut dia, saat ini sudah ada lebih dari 1.600 kendaraan BYD digunakan di Jawa Tengah, dengan pangsa pasar kendaraan listrik di wilayah tersebut mencapai hampir 40%.

"Capaian ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat sekaligus potensi besar untuk mendorong transformasi mobilitas berkelanjutan di masa depan," katanya.

Setelah sebelumnya digelar di Jakarta dan Medan, Semarang menjadi kota ketiga dalam rangkaian BYD Tech Culture Fest 2026.

Pemilihan Semarang disebut bukan tanpa alasan. Kota ini dinilai memiliki karakter unik karena mampu menggabungkan perkembangan modern dengan kekayaan budaya lokal.

Hal tersebut terlihat dari pembukaan acara yang menghadirkan pertunjukan Wayang Orang, alunan Bonang, hingga prosesi pemukulan Gong Tradisional.

Pemerintah Kota Semarang juga menyambut positif kegiatan ini karena dinilai dapat meningkatkan literasi masyarakat terkait perkembangan teknologi masa depan.

Salah satu daya tarik utama dalam festival ini adalah Technology Zone. Di area tersebut, pengunjung bisa mempelajari berbagai teknologi andalan BYD seperti: Blade Battery, e-Platform, serta Teknologi Dual Mode (DM).

BYD juga menghadirkan sesi edukasi interaktif yang didampingi oleh product expert agar masyarakat lebih memahami manfaat teknologi tersebut dari sisi efisiensi, keamanan, hingga performa kendaraan.

Selain itu, tersedia area Monster Track yang menjadi favorit pengunjung. Area ini menghadirkan simulasi medan ekstrem seperti: Tanjakan curam, Jalur tidak rata, dan Jungkat-jungkit.

Baca Artikel Lainnya

iCAR V23 Buka Kesempatan Test Drive, Intip Fitur dan Keunggulannya

MPMRent Gandeng Wuling, Perkuat Armada Mobil Listrik untuk Korporasi

Keren! Anak Indonesia Ciptakan Mobil Anti Banjir hingga Penerjemah Tangisan Bayi di Lomba Toyota

Pengunjung dapat mencoba DENZA B5 untuk merasakan langsung kemampuan kendaraan menghadapi berbagai tantangan medan.

Sementara di area Test Drive, masyarakat dapat menguji langsung sejumlah model kendaraan BYD, seperti: BYD M6 DM, BYD M6, BYD Dolphin, BYD Seal, BYD Sealion 7, BYD Atto 3.

Pengunjung dapat merasakan performa akselerasi, kenyamanan kabin, handling, hingga fitur pintar kendaraan.

Dalam kesempatan yang sama, BYD juga menggelar BYD M6 DM Media Challenge Semarang. Kegiatan ini mengajak media merasakan langsung performa teknologi Dual Mode dalam penggunaan sehari-hari.

Rute perjalanan mencakup Semarang-Salatiga-kawasan kaki Gunung Merbabu, dengan total jarak sekitar 150 kilometer.

Hasilnya, peserta mencatat efisiensi biaya penggunaan kendaraan mulai dari: Rp 188/km, Rp 221/km, Rp 224/km.

Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan menyebut, hasil tersebut menunjukkan kemampuan teknologi DM dalam mengoptimalkan penggunaan energi.

"Hasil uji coba menunjukkan biaya penggunaan kendaraan berada pada kisaran Rp 188 hingga Rp 224 per kilometer dengan konsumsi bahan bakar kurang dari 1 liter sepanjang perjalanan," kata Luther.

Selain menghadirkan teknologi otomotif, BYD TCF Semarang juga dikemas sebagai festival keluarga. Pengunjung bisa menikmati kuliner khas Semarang melalui F&B Bazaar, area bermain anak, hingga berbagai aktivitas komunitas.

BYD menilai teknologi akan lebih mudah diterima masyarakat bila dihadirkan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Setelah Semarang, BYD Tech Culture Fest 2026 akan berlanjut ke berbagai kota lain di Indonesia sebagai bagian dari upaya mendorong percepatan adopsi kendaraan energi baru dan pengembangan ekosistem mobilitas berkelanjutan.