Usai Jadi Ketum HIPMI, Ade Jona Langsung Pasang Target Besar: Bantu RI Tumbuh 8 Persen

Oleh : Ridwan | Kamis, 11 Juni 2026 - 15:22 WIB
Highlights
  • Ade Jona Prasetyo terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum BPP HIPMI periode 2026-2029.
  • HIPMI menargetkan kontribusi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8%.
  • Pengusaha muda diajak untuk optimistis dan menjadikan tantangan ekonomi global sebagai peluang.
  • HIPMI akan mengoptimalkan potensi ekonomi daerah melalui sinergi BPP dan BPD HIPMI.

INDUSTRY.co.id - Bandar Lampung - Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) periode 2026-2029, Ade Jona Prasetyo, langsung memasang target ambisius usai terpilih secara aklamasi dalam Munas XVIII HIPMI. Ia mengajak seluruh kader HIPMI bersatu menghadapi tantangan ekonomi global dan berkontribusi mendukung target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8%.

Ade Jona menegaskan kemenangan yang diraihnya dalam Munas XVIII HIPMI di Bandar Lampung bukanlah kemenangan pribadi, melainkan kemenangan seluruh kader organisasi.

"Ini adalah kemenangan bersama. Karena di HIPMI kita semua adalah sahabat, kita semua bersaudara," ujar Jona, Kamis (11/6/2026).

Baca Juga: Usai Jadi Ketum HIPMI, Ade Jona Langsung Pasang Target Besar: Bantu RI Tumbuh 8 Persen

Di tengah ketidakpastian ekonomi global akibat dinamika geopolitik dan geoekonomi, Jona mengajak pengusaha muda untuk tetap optimistis dan menjadikan tantangan sebagai peluang.

Menurutnya, sejarah menunjukkan bahwa pengusaha hebat lahir bukan saat kondisi ekonomi sedang baik, melainkan ketika mampu bertahan dan tumbuh di masa sulit.

"Saya mengajak kita semua untuk tidak takut menghadapi masa depan. Setiap tantangan selalu membawa peluang. Ketika pasar berubah, kita harus beradaptasi. Ketika persaingan meningkat, kita harus meningkatkan kualitas," katanya.

Jona juga menegaskan HIPMI harus menjadi rumah kolaborasi bagi pengusaha muda yang mampu bersaing secara global, menciptakan lapangan kerja, serta berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional.

Ia berencana mengoptimalkan potensi ekonomi daerah melalui sinergi antara BPP dan BPD HIPMI di seluruh Indonesia. Menurutnya, setiap daerah memiliki keunggulan masing-masing mulai dari pertanian, perikanan, perkebunan, pariwisata hingga industri kreatif yang harus dikembangkan agar memiliki nilai tambah tinggi.

Baca Juga: Ketua Umum Perbanas: Fundamental Perbankan Tetap Solid, Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

"Ketika daerah maju, maka provinsi akan kuat. Ketika provinsi kuat, maka Indonesia akan semakin maju dan berdaya saing," tegasnya.

Baca Artikel Lainnya

Jakarta Fair 2026 Dibuka, Galeri 24 Bagi Diskon Emas hingga Hadiah Brankas

Kabar Baik! Pajak UMKM 0,5% Kini Berlaku Selamanya, Omzet Rp500 Juta Tetap Bebas Pajak

Satria Antaran Prima Raih Laba pada Pelemahan Makro Ekonomi

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Apa itu HIPMI?

HIPMI adalah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, sebuah organisasi yang didirikan pada tanggal 10 Juni 1972. Tujuannya untuk menjadi wadah bagi pengusaha muda dalam mengembangkan jaringan, meningkatkan keterampilan, dan membangun bisnis yang berkelanjutan serta berkontribusi pada perekonomian bangsa.

Apa peran HIPMI dalam perekonomian Indonesia?

HIPMI berperan strategis dalam mendorong perekonomian nasional dengan menciptakan wirausaha, memfasilitasi jaringan dan kolaborasi, memberikan pendidikan dan pelatihan, serta memperjuangkan kepentingan pengusaha muda di tingkat kebijakan.

Siapa Ketua Umum BPP HIPMI periode 2026-2029?

Ade Jona Prasetyo terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI periode 2026-2029 dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI di Bandar Lampung.

Apakah target pertumbuhan ekonomi 8% realistis bagi Indonesia?

Pemerintah Indonesia, di bawah Presiden Prabowo Subianto, menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8% pada tahun 2029 sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045. Target ini dinilai ambisius namun bisa tercapai dengan strategi yang tepat, seperti peningkatan kapasitas fiskal, akselerasi investasi, dan penguatan sektor industri.

Key Takeaways
  • Ade Jona Prasetyo memimpin HIPMI 2026-2029 dengan target ambisius untuk mendukung pertumbuhan ekonomi 8%.
  • HIPMI berkomitmen untuk menyatukan pengusaha muda dan mengubah tantangan ekonomi global menjadi peluang.
  • Organisasi ini akan fokus pada pengoptimalan potensi ekonomi daerah melalui sinergi BPP dan BPD HIPMI di seluruh Indonesia.
  • Pengusaha muda diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja dan memajukan ekonomi nasional.