Panggung Indonesia Fashion Week Menanti, Ini 12 Finalis Terbaik IYFDC 2026
INDUSTRY.co.id - Jakarta, Indonesia Young Fashion Designer Competition (IYFDC) 2026 memasuki babak puncak dengan menetapkan 12 desainer muda terbaik yang akan melaju ke tahap final. Kompetisi yang telah memasuki tahun penyelenggaraan ke-12 ini menjadi salah satu program pembinaan talenta muda dalam rangkaian Indonesia Fashion Week (IFW), sekaligus ruang lahirnya generasi baru desainer Indonesia.
Tahun ini, IYFDC mengusung tema “Threads of North Sumatra: Tradition in Contemporary Silhouette”, sebuah tema yang mengajak peserta menggali kekayaan budaya Sumatra Utara dan menerjemahkannya ke dalam karya busana yang relevan dengan perkembangan fashion masa kini.
Misan Kopaka, Wakil Ketua Umum APPMI Bidang Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan sekaligus juri IYFDC 2026, menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih untuk mendorong eksplorasi budaya melalui pendekatan desain yang modern.
“Tahun ini IYFDC mengangkat tema Threads of North Sumatra: Tradition in Contemporary Silhouette. Sebuah tema yang mengajak para desainer muda untuk mengeksplorasi kekayaan budaya Sumatra Utara melalui tekstil, motif, warna, serta nilai-nilai filosofinya, kemudian menerjemahkannya ke dalam siluet modern yang effortless dan sophisticated,” ujar Misan.
Antusiasme peserta terlihat dari jumlah karya yang masuk pada tahap awal seleksi. Sebanyak 270 sketsa desain diterima panitia dan kemudian disaring menjadi 50 semifinalis yang berhak melanjutkan ke tahap berikutnya dengan menghadirkan karya dalam bentuk busana siap pakai.
Pada fase semifinal, dewan juri melakukan penilaian berdasarkan empat aspek utama, yakni keindahan desain, kerapihan, daya pakai, dan daya jual. Dari proses tersebut, terpilih 12 finalis yang akan menampilkan koleksinya di panggung Indonesia Fashion Week 2026.
Ketua Umum APPMI sekaligus Presiden Indonesia Fashion Week, Poppy Dharsono, menegaskan bahwa IYFDC memiliki peran lebih luas dibanding sekadar kompetisi.
“Tujuan IYFDC adalah mencetak desainer-desainer muda yang memiliki potensi dan bakat agar mereka dapat berkembang dalam industri fashion dan memperoleh kesempatan untuk bersaing di tingkat internasional,” ujar Poppy Dharsono.
Menurutnya, kekayaan budaya Indonesia merupakan sumber inspirasi yang sangat besar bagi para desainer muda untuk melahirkan karya yang memiliki identitas kuat sekaligus mampu menjawab kebutuhan pasar modern.
Pandangan serupa disampaikan Naniek Rachmat, Wakil Ketua Bendahara APPMI sekaligus Direktur Keuangan Indonesia Fashion Week dan juri IYFDC 2026. Ia menekankan bahwa proses seleksi dilakukan secara berjenjang untuk menemukan talenta-talenta yang layak mendapatkan pembinaan lebih lanjut.
“Kami tidak hanya mencari juara. Yang kami cari adalah talenta-talenta muda yang memiliki potensi untuk berkembang dan menjadi bagian dari masa depan industri fashion Indonesia,” ujar Naniek.
Melalui penyelenggaraan IYFDC 2026, APPMI berharap dapat terus melahirkan generasi baru desainer yang mampu mengangkat kekayaan budaya Nusantara melalui karya-karya kreatif, inovatif, dan memiliki daya saing di tingkat global.
Adapun 12 finalis IYFDC 2026 yang berhasil melaju ke babak final adalah Agung Gumelar, Aminullah, David Bryan Adam, Dynis Nova S.S., Evangelista, Giselle Tiomualana, Jovana Chandra, Rafa Zahra Syakirah, Rizki Ramadityo Wicaksono, Sebastian Nainggolan, Syahrus Farabish, dan Tashannie Abigail Loekman.