YCAB Foundation dan Citi Foundation Luncurkan Program ANDAL, Perkuat Kesiapan Kerja dan Wirausaha Digital Generasi Muda

Oleh : Nina Karlita | Minggu, 31 Mei 2026 - 14:23 WIB

INDUSTRY.co.id - Jakarta – YCAB Foundation resmi meluncurkan program Anak Muda untuk Dunia Kerja dan Wirausaha Digital yang Inklusif (ANDAL) dengan dukungan hibah Global Innovation Challenge 2025 dari Citi Foundation. 

Program ini hadir untuk memperkuat kesiapan kerja sekaligus memperluas peluang ekonomi digital bagi generasi muda Indonesia, khususnya perempuan dan penyandang disabilitas.

Peluncuran program berlangsung pada 26 Mei 2025 di Manhattan Hotel Jakarta dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan dari sektor pemerintahan, swasta, serta organisasi masyarakat sipil. 

Hadir dalam acara tersebut Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Afriansyah Noor, Country Head of Public Affairs Citi Indonesia Hario Widyananto, dan Chief Operating Officer YCAB Foundation Linda Sukandar.

Program ANDAL dirancang untuk menjawab tantangan dunia kerja yang terus berkembang di era transformasi digital. 

Melalui dua pilar utama, yakni persiapan kerja dan kewirausahaan digital, program ini menawarkan berbagai kegiatan pelatihan secara hybrid yang mencakup pelatihan vokasi berbasis kompetensi, pengembangan soft skills, literasi finansial, edukasi Prevention of Sexual Harassment, Exploitation and Abuse (PSHEA), hingga pelatihan afiliator dan integrasi peserta ke berbagai platform digital.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Afriansyah Noor menegaskan bahwa transformasi ekonomi digital harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang adaptif, kompeten, dan inklusif.

“Transformasi ekonomi digital harus diiringi dengan kesiapan sumber daya manusia yang adaptif, kompeten, dan inklusif. Generasi muda perlu mendapatkan akses yang lebih luas terhadap pelatihan, pengembangan keterampilan, dan peluang kerja agar mampu bersaing serta berkembang di dunia kerja yang terus berubah,” ujar Afriansyah Noor.

Menurutnya, pemerintah terus mendorong penguatan pelatihan vokasi dan kolaborasi lintas sektor guna menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan bebas dari diskriminasi.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan dan pelatihan, organisasi masyarakat sipil, serta komunitas dalam memastikan generasi muda memiliki kesempatan yang setara untuk menghadapi masa depan dunia kerja.

Peluncuran ANDAL juga diwarnai dengan talk show bertajuk “Menjembatani Kesenjangan: Sinergi Strategis untuk Perluasan Kerja dan Wirausaha Digital Inklusif” yang membahas pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membuka akses pekerjaan dan kewirausahaan digital bagi generasi muda.

Topik tersebut menjadi relevan mengingat data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 menunjukkan sekitar 9,58 juta generasi muda Indonesia atau 21,46 persen masuk dalam kategori Not in Education, Employment, and Training (NEET).

Di sisi lain, peluang ekonomi digital Indonesia terus berkembang pesat. Berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2025 dari Google, Temasek, dan Bain & Company, nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai hampir US$100 miliar pada 2025, tumbuh 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan tetap menjadi yang terbesar di Asia Tenggara.

Pertumbuhan ini membuka berbagai peluang profesi dan usaha baru, mulai dari ekonomi kreator, afiliator, hingga bisnis berbasis platform digital yang semakin diminati generasi muda.

Melalui dukungan hibah Global Innovation Challenge 2025, YCAB Foundation terpilih sebagai satu-satunya organisasi dari Indonesia yang menerima pendanaan bersama 50 organisasi global lainnya untuk mengembangkan solusi inovatif dalam bidang ketenagakerjaan bagi generasi muda berpenghasilan terbatas.

Program ANDAL akan berjalan hingga Januari 2028 dengan target menjangkau 2.500 generasi muda di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Sebanyak 75 persen peserta ditargetkan perempuan, sementara sekitar 2 persen peserta berasal dari kelompok penyandang disabilitas. Citi Foundation dan YCAB Foundation Perkuat Kolaborasi

Country Head of Public Affairs Citi Indonesia, Hario Widyananto, mengatakan bahwa pemberdayaan generasi muda merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Melalui dukungan Citi Foundation terhadap program ANDAL yang dilaksanakan oleh YCAB Foundation, kami ingin membantu membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda untuk mengembangkan keterampilan, membangun kesiapan kerja, serta menangkap peluang ekonomi di tengah perkembangan dunia yang terus berubah,” kata Hario.

Sementara itu, Chief Operating Officer YCAB Foundation, Linda Sukandar, menyampaikan optimismenya terhadap dampak yang akan dihasilkan program ini.

“Melalui Program ANDAL, YCAB Foundation berupaya membantu generasi muda membangun kesiapan kerja melalui pelatihan keterampilan, penguatan soft skills, dan pendampingan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Bersama Citi Foundation, dukungan pemerintah, dan berbagai pihak, kami berharap program ini dapat membuka akses dan peluang yang lebih inklusif bagi generasi muda, termasuk perempuan dan penyandang disabilitas,” ujar Linda.

Dengan menggabungkan pelatihan keterampilan, penguatan karakter, serta akses ke peluang ekonomi digital, Program ANDAL diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan generasi muda Indonesia yang lebih siap kerja, produktif, dan mampu bersaing di era ekonomi digital.