Multi Bintang Indonesia Perluas Jejak Ekspor ke Australia

Oleh : Erni S | Rabu, 20 Mei 2026 - 17:02 WIB

INDUSTRY.co.id - TANGERANG – PT Multi Bintang Indonesia Tbk, bagian dari The HEINEKEN Company, pada hari Selasa (19/05/2026) secara resmi melepas pengiriman ekspor BINTANG Radler ke Australia pada tahun 2026. Langkah ini menjadi kelanjutan dari uji pasar terbatas yang dilakukan pada Desember 2025 lalu yang mendapat respons positif dari konsumen di negara tersebut.

Ekspor ini menjadi tahap dari awal rangkaian ekspor BINTANG Radler sepanjang 2026 sekaligus menjadi tonggak penting dalam pengembangan portofolio ekspor Multi Bintang Indonesia yang selama ini didominasi oleh BINTANG Pilsener. Multi Bintang Indonesia juga mencatat peningkatan signifikan dalam skala ekspor dengan pertumbuhan hingga tiga kali lipat dibandingkan periode sebelumnya.

Presiden Direktur PT Multi Bintang Indonesia Tbk, Roland Bala, mengatakan ekspor BINTANG Radler memiliki nilai strategis bagi perusahaan.

“Ekspor BINTANG Radler mencerminkan evolusi portofolio kami, dari yang selama ini didominasi oleh BINTANG Pilsener menjadi lebih beragam. Ini merupakan bagian dari ambisi kami untuk membawa lebih banyak varian BINTANG ke pasar global,” ujarnya.

Menurut Roland, Australia merupakan salah satu pasar dengan basis penggemar BINTANG yang kuat, terutama dari konsumen yang pernah berkunjung ke Indonesia. Kehadiran BINTANG Radler diharapkan dapat menjawab permintaan terhadap minuman dengan karakter yang lebih ringan dan menyegarkan.

“Di Australia, merek BINTANG telah memiliki kedekatan tersendiri dengan konsumen yang pernah berkunjung ke Indonesia. Kini kami ingin memastikan bahwa mereka dapat dengan mudah menikmati kembali kesegaran khas BINTANG di negara mereka sendiri,” tambahnya.

Pelepasan ekspor tersebut turut dihadiri Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian, Merrijantij Punguan Pintaria. Ia menyampaikan dukungan pemerintah terhadap langkah industri nasional dalam memperluas pasar internasional.

“Inisiatif ekspor ini menunjukkan daya saing produk Indonesia serta peran industri dalam memperkuat kehadiran merek nasional di pasar global,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Bea Cukai Tangerang, Indriya Karyadi, juga menegaskan bahwa ekspor memiliki kontribusi penting bagi perekonomian nasional.

“Kami mendukung langkah ekspor yang dilakukan oleh Multi Bintang Indonesia karena memberikan kontribusi positif bagi perdagangan luar negeri dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai perdagangan global,” jelasnya.

Hadirkan Kesegaran Tropis Khas Indonesia 

BINTANG Radler sebelumnya mendapat sambutan positif dalam uji pasar terbatas pada akhir 2025. Produk ini dinilai sejalan dengan tren meningkatnya minat konsumen terhadap kategori bir berperisa yang ringan dan menyegarkan.

Dengan karakter rasa lemon yang segar, BINTANG Radler menghadirkan sentuhan tropis khas Indonesia yang relevan dengan gaya hidup modern masyarakat Australia. Produk ini diharapkan dapat menjadi pilihan minuman yang cocok dinikmati saat makan maupun berkumpul bersama teman-teman.

Sebagai bagian dari ambisi untuk menjangkau konsumen yang lebih luas, BINTANG Radler kini telah tersedia di ratusan gerai Liquorland di Australia dan direncanakan akan tersedia secara nasional melalui jaringan Dan Murphy’s dan BWS mulai Agustus 2026.

Ekspor BINTANG Radler ke Australia menjadi langkah penting dalam diversifikasi portofolio ekspor Multi Bintang Indonesia sekaligus memperkuat eksistensi merek BINTANG di pasar internasional.

BINTANG Pilsener telah lebih dahulu membangun jejak global dengan memasuki pasar Belanda sejak 2013, Amerika Serikat sejak 2019, serta menjangkau sejumlah negara di kawasan Asia-Pasifik. Pada 2024, portofolio BINTANG juga diperluas melalui kehadiran BINTANG Crystal di Timor Leste.

Ke depan, Multi Bintang akan terus mengeksplorasi peluang ekspor ke berbagai pasar potensial lainnya. “Sebagai perusahaan yang telah tumbuh dan menemani masyarakat Indonesia selama 95 tahun, kami terus berambisi untuk mengangkat serta memperkenalkan portofolio bir ikonik Indonesia ke mata dunia,” tutup Roland.