ASEAN Pilih President University sebagai Tuan Rumah Konferensi Akademik Peringatan 50 Tahun TAC

Oleh : Nata Kesuma | Senin, 24 Agustus 2026 - 18:07 WIB

INDUSTRY.co.id - Cikarang, President University terpilih sebagai tuan rumah ASEAN-ID Academic Conference on the Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia / TAC. Acara berlangsung Selasa (26/8/2026) di Auditorium President University, Kota Jababeka, Cikarang, Jawa Barat.

Konferensi ini digelar untuk memperingati 50 tahun penandatanganan TAC di Bali pada 24 Februari 1976.

Ketua Pusat Studi ASEAN President University Gibran Mahesa Drajat mengatakan, kepercayaan tersebut menjadi kesempatan kampus memperkuat kontribusi dalam pembahasan isu strategis kawasan Asia Tenggara.

"President University telah dikenal sebagai institusi yang secara konsisten menghadirkan tamu-tamu penting dari dalam maupun luar negeri melalui berbagai kegiatan akademik. Pengalaman itu menjadi salah satu alasan kami dipercaya menjadi penyelenggara konferensi akademik ASEAN-Indonesia mengenai TAC," ujar Gibran.

TAC merupakan landasan hubungan antarnegara di Asia Tenggara. Perjanjian ini mengatur prinsip penghormatan terhadap kemerdekaan dan kedaulatan, non-intervensi, serta penyelesaian sengketa secara damai.

Hingga kini, selain 10 negara anggota ASEAN, 51 negara dan organisasi dari luar kawasan telah mengaksesi TAC sebagai bentuk komitmen memperkuat kerja sama dengan ASEAN.

Cakupan TAC tidak hanya politik dan keamanan. Perjanjian ini juga menjadi dasar kerja sama di bidang ekonomi, sosial, dan budaya.

Kementerian Luar Negeri RI melalui Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN saat ini menggandeng 69 universitas yang memiliki Pusat Studi ASEAN / PSA di Indonesia. President University dijadwalkan bergabung sebagai PSA ke-70.

"Melalui jaringan ini, kami berharap dapat memperluas kolaborasi akademik dan penelitian mengenai isu-isu Asia Tenggara," kata Gibran.

ASEAN-ID Academic Conference akan membahas perkembangan dan relevansi TAC setelah 50 tahun implementasinya. Peserta meliputi pejabat Kementerian Luar Negeri, perwakilan misi negara ASEAN dan mitra dialog di Jakarta, Sekretariat ASEAN, akademisi, peneliti, serta peserta program pelatihan diplomatik.

Bagi President University, kehadiran para pemangku kepentingan di kampus menjadi momentum memperluas jejaring akademik dan kelembagaan.

Konferensi ini juga bertujuan memperkuat jejaring berkelanjutan antara PSA, Sekretariat ASEAN, kementerian terkait, dan mitra eksternal ASEAN. Selain itu diharapkan mendorong perkembangan kajian Asia Tenggara serta meningkatkan kapasitas anggota PSA dalam menyusun proposal penelitian yang mendukung kerja sama regional.


Baca Artikel Lainnya

Peduli Korban Gempa Flores, Keluarga Manggarai Depok Berterima Kasih Kepada Wali Kota dan Masyarakat Depok

Rekening Donasi Aksi Pati Diblokir, Bank Mandiri Buka Suara, PPATK: Bukan Kami yang Meminta

Tinjau Karhutla di Kalbar, Presiden Prabowo Perkuat Operasi Pemadaman dan Penegakan Hukum