Telkom Percepat Strategic Holding, 34 Entitas Masuk Program Streamlining

Oleh : Candra Mata | Sabtu, 08 Agustus 2026 - 07:05 WIB

INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terus mempercepat transformasi organisasi melalui penerapan Strategic Holding Organization. Perusahaan menargetkan pembentukan struktur strategic holding tersebut dapat rampung pada 2027.

Dalam prosesnya, Telkom tengah melakukan penataan portofolio dengan memangkas 34 entitas dari total 67 entitas yang saat ini dikelola. Portofolio tersebut terdiri atas 58 anak perusahaan dan sembilan investasi minoritas.

Langkah streamlining ini diarahkan untuk membentuk struktur organisasi yang lebih sederhana, efisien, dan kompetitif. 

Penyederhanaan portofolio juga diharapkan dapat memperkuat fokus bisnis sekaligus menciptakan sinergi yang lebih optimal di dalam ekosistem Telkom.

Perkembangan transformasi tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan jajaran Telkom Indonesia bersama Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, pada 6 Agustus 2026.

Pertemuan itu membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari implementasi Strategic Holding Organization, percepatan program streamlining, hingga penguatan leadership pipeline. 

Seluruh langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan sinergi bisnis, dan mendorong penciptaan nilai perusahaan dalam jangka panjang.

Transformasi Telkom juga menjadi bagian dari upaya BP BUMN dan Danantara untuk mendorong perusahaan menjadi pemain digital nasional yang semakin adaptif serta memiliki daya saing di tingkat global.

Selain penyederhanaan struktur dan optimalisasi portofolio bisnis, penguatan talenta serta kepemimpinan menjadi bagian penting dalam agenda transformasi tersebut. 

Dengan organisasi yang lebih ramping dan fokus, Telkom diharapkan mampu mempercepat pengambilan keputusan, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendorong inovasi.

Pada akhirnya, transformasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat kinerja dan daya saing Telkom, tetapi juga meningkatkan kontribusi perusahaan dalam mendukung akselerasi transformasi digital di Indonesia.


Baca Artikel Lainnya

Apakah 5G Bikin Kuota Boros?

Sebenernya Berapa Banyak Kuota Yang Kamu Gunakan Tiap Main Game Online?

Daftar HP Android Yang Tidak dapat Menggunakan Whatsapp Lagi di Bulan September 2026: Ada HP Kamu?