FWD Insurance Perkuat Struktur Manajemen, Tunjuk Direktur Kepatuhan dan Chief of Risk Baru

Oleh : Hariyanto | Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:21 WIB

INDUSTRY.co.id - JAKARTA - PT FWD Insurance Indonesia memperkuat struktur kepemimpinan perusahaan melalui penunjukan Andri Hasian sebagai Direktur Kepatuhan dan Junaidi Amin sebagai Chief of Risk. Langkah ini ditempuh untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dengan tetap mengedepankan fokus pada nasabah.

Direktur Utama FWD Insurance Jeffrey Woo mengatakan penguatan organisasi dilakukan seiring dinamika industri dan kebutuhan menghadirkan solusi perlindungan yang semakin relevan bagi nasabah. Menurutnya, fungsi tata kelola, kepatuhan, dan manajemen risiko menjadi aspek penting dalam menjaga kualitas layanan perusahaan.

"Seiring dengan dinamika industri dan kebutuhan untuk terus menghadirkan solusi perlindungan yang relevan bagi nasabah, FWD Insurance memperkuat struktur dan kapabilitas organisasinya, khususnya pada fungsi tata kelola, kepatuhan, dan manajemen risiko. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap solusi perlindungan yang kami hadirkan tidak hanya transparan dan bertanggung jawab bagi nasabah, tetapi juga sesuai dengan peraturan yang berlaku," ujar Jeffrey dalam keterangan resmi, Jumat (19/6).

Junaidi Amin ditunjuk sebagai Chief of Risk dengan bekal pengalaman lebih dari tiga dekade di industri keuangan. Kariernya banyak berkaitan dengan bidang aktuaria, manajemen risiko, dan konsultasi di sektor jasa keuangan, baik pada level regional maupun internasional. Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat pengelolaan risiko perusahaan.

Di sisi lain, Andri Hasian dipercaya mengisi posisi Direktur Kepatuhan. Ia memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di industri keuangan, terutama pada bidang kepatuhan dan audit internal. Sebelum bergabung dengan FWD Insurance, Andri sempat menduduki berbagai posisi senior di perusahaan asuransi jiwa nasional dan berperan dalam memperkuat tata kelola perusahaan, kepatuhan regulasi, serta hubungan dengan nasabah.

Sebagai perusahaan asuransi jiwa berbasis teknologi yang berfokus pada kebutuhan nasabah, FWD Insurance meyakini penguatan struktur kepemimpinan tersebut akan memperkokoh fondasi tata kelola dan manajemen risiko sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

"Kami berharap penguatan struktur kepemimpinan ini dapat mendorong FWD Insurance untuk terus berinovasi, tumbuh secara berkelanjutan, dan semakin dekat dengan kebutuhan nasabah. Ke depan, kami ingin berkontribusi lebih besar dalam memperluas akses proteksi bagi seluruh masyarakat Indonesia, sekaligus menjadi bagian dalam mewujudkan visi untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap asuransi," kata Jeffrey.


Baca Artikel Lainnya

Mudahkan Proteksi Gadget dan Isi Rumah, Zurich dan Home Credit Hadirkan Perlindungan Digital Terintegrasi

Saat Semua Berguncang, Agen Asuransi Tetap Berdiri, MDRT Day by MCC Indonesia 2026: Kokohkan Profesionalisme Agen dalam Ketidakpastian

Inflasi Medis Indonesia Tertinggi di Asia, Allianz Soroti Lonjakan Biaya Penyakit Kritis