Prime Agri Resources Luncurkan Identitas Baru, Perkuat Posisi di Industri Sawit Nasional
INDUSTRY.co.id - Jakarta - Peluncuran identitas korporasi baru menjadi penanda transformasi PT Prime Agri Resources Tbk (Perseroan) menuju model bisnis agribisnis yang lebih terintegrasi dan berorientasi jangka panjang. Emiten perkebunan kelapa sawit tersebut menegaskan perubahan posisi dari sekadar operator perkebunan menjadi platform agribisnis hulu yang mengedepankan keberlanjutan, inovasi, serta standar operasional global.
Dalam peluncuran yang digelar di Jakarta, Kamis (18/6), Prime Agri Resources mengusung tema "From Plantation to Platform, From Essentials to Answers". Tema tersebut mencerminkan ambisi perseroan untuk melampaui bisnis komoditas konvensional melalui pembangunan ekosistem yang terhubung guna meningkatkan ketertelusuran, efisiensi operasional, dan ketahanan rantai pasok.
CEO Prime Agri Resources Budi Setiawan Halim mengatakan perubahan identitas korporasi tersebut sejalan dengan dinamika industri kelapa sawit nasional yang semakin menuntut transparansi dan praktik keberlanjutan.
“Dalam menghadapi lanskap agronomi Indonesia yang terus berkembang serta meningkatnya kebutuhan dan permintaan akan komoditas yang dapat dilacak secara transparan, pendekatan yang lebih terintegrasi menjadi semakin relevan untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Budi dalam keterangannya, Kamis (18/6).
Menurut dia, integrasi seluruh rantai pasok menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat daya saing perusahaan. Dengan model tersebut, perusahaan dapat menghubungkan asal dan hasil produksi secara langsung serta memperkuat jaringan petani sebagai bagian dari ekosistem pertumbuhan.
“Dengan mengintegrasikan seluruh rantai pasok, kami membangun ekosistem operasional yang memastikan efisiensi menyeluruh dan optimalisasi produktivitas. Platform yang terintegrasi ini memungkinkan kami menjembatani asal dan hasil produksi secara langsung, serta mentransformasikan jaringan petani kami menjadi penggerak pertumbuhan global yang tangguh dan terukur,” kata Budi.
Transformasi Prime Agri Resources berlangsung di tengah besarnya peran Indonesia dalam industri sawit global. Berdasarkan data pemerintah, produksi minyak sawit nasional pada 2025 mencapai 56 juta ton yang terdiri atas crude palm oil (CPO) dan palm kernel oil (PKO). Sementara ekspor berbagai produk olahan sawit tercatat mencapai 32 juta ton.
Adapun data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menunjukkan nilai ekspor kelapa sawit Indonesia sepanjang 2025 mencapai US$36 miliar atau setara sekitar Rp590 triliun. Capaian tersebut menempatkan sawit sebagai salah satu komoditas strategis yang berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Artikel Lainnya
Kemendag: Harga MINYAKITA Tidak Naik, Distribusi Digenjot melalui BUMN Pangan
Pemerintah Tetapkan Acuan Ekspor Juni 2026, CPO Melemah dan Kakao Melonjak
PKSPI Dukung PP Tata Niaga Sawit, Minta Pemerintah Berantas Mafia Ekspor CPO
Di tengah meningkatnya tuntutan global terhadap aspek keberlanjutan, transparansi, akuntabilitas karbon, dan penciptaan nilai tambah, Prime Agri Resources menilai model bisnis terintegrasi menjadi pendekatan yang semakin relevan untuk menjaga keseimbangan antara produktivitas dan kepatuhan.
Saat ini perseroan memiliki kapabilitas yang mencakup sektor perkebunan, pengolahan, distribusi, hingga penelitian dan pengembangan. Perusahaan juga membangun kemitraan dengan petani plasma untuk memperkuat keberlanjutan operasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
Sejak melantai di bursa pada 2007, Prime Agri Resources terus memperluas area operasionalnya di Sumatra dan Kalimantan guna meningkatkan diversifikasi geografis dan menjaga stabilitas produksi. Perseroan juga memiliki divisi riset dan pengembangan yang menghasilkan enam varietas benih kelapa sawit unggul dengan merek DxP Sriwijaya yang dipasarkan ke berbagai wilayah di Indonesia.
Selain itu, perusahaan telah mengantongi sejumlah sertifikasi keberlanjutan internasional, antara lain Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dan International Sustainability & Carbon Certification (ISCC).
Budi menegaskan, meningkatnya permintaan global terhadap komoditas pertanian yang berkelanjutan menjadikan integrasi dan inovasi sebagai fondasi penting untuk memperkuat posisi Indonesia di pasar internasional.
“Seiring meningkatnya permintaan global terhadap komoditas pertanian berkelanjutan, PT Prime Agri Resources Tbk memandang integrasi, transparansi, dan inovasi sebagai faktor krusial untuk menjaga daya saing Indonesia di lanskap agribisnis internasional,” ujarnya.