Petrokimia Gresik Pangkas Downtime 20% Lewat Transformasi Digital Bersama Schneider Electric

Oleh : Hariyanto | Kamis, 18 Juni 2026 - 09:03 WIB

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Transformasi digital di sektor industri terus menjadi kunci dalam menjaga efisiensi dan keberlanjutan operasional. PT Petrokimia Gresik menggandeng Schneider Electric untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan dan meningkatkan efisiensi produksi melalui penerapan solusi digital berbasis Internet of Things (IoT) dan analitik canggih.

Melalui implementasi platform EcoStruxure Schneider Electric, Petrokimia Gresik kini dapat memantau kondisi aset secara real-time, menjalankan pemeliharaan secara prediktif, serta meminimalkan potensi gangguan operasional. Langkah tersebut membuahkan hasil berupa penurunan downtime hingga 20% dan efisiensi biaya pemeliharaan sebesar 10%.

President Director Schneider Electric Indonesia & Timor Leste, Martin Setiawan, mengatakan kolaborasi tersebut menunjukkan pentingnya integrasi teknologi dalam memperkuat daya saing industri nasional.

“Sebagai mitra teknologi energi, Schneider Electric berperan dalam mendukung industri membangun operasional yang tidak hanya efisien, tetapi juga tangguh dan berkelanjutan. Kemitraan dengan Petrokimia Gresik mencerminkan bagaimana integrasi elektrifikasi, otomasi, dan digitalisasi dapat menjadi fondasi penting dalam memperkuat daya saing industri nasional,” ujar Martin dalam keterangannya, Rabu (17/6).

Sebagai produsen pupuk terbesar dan terlengkap di Indonesia, Petrokimia Gresik menghadapi tantangan menjaga stabilitas operasional di tengah kompleksitas proses produksi. Salah satu aspek krusial adalah memastikan keandalan transformer sebagai aset utama dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik agar tidak mengganggu proses produksi.

Untuk itu, perusahaan mengadopsi solusi EcoStruxure Transformer Expert yang memungkinkan pemantauan kondisi transformer secara real-time melalui sensor dan analitik canggih. Sistem tersebut memberikan gambaran mendalam mengenai performa aset sehingga potensi gangguan dapat dideteksi lebih dini dan kegiatan pemeliharaan menjadi lebih efektif.

Petrokimia Gresik juga memanfaatkan EcoStruxure Asset Advisor yang didukung perangkat MCSeT, MV Drive, dan PLC M580 untuk menghadirkan pemantauan selama 24 jam dan diagnosis prediktif. Pendekatan berbasis data ini memungkinkan perusahaan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan sekaligus mengoptimalkan konsumsi energi dan stabilitas operasional.

Selain itu, perusahaan mengimplementasikan EcoStruxure Geo SCADA Expert untuk memantau serta mengendalikan proses produksi dan pengolahan material secara real-time di berbagai lokasi operasional. Sistem berbasis cloud tersebut meningkatkan visibilitas lintas fasilitas dan mempercepat respons terhadap perubahan kondisi operasional, sejalan dengan transformasi menuju Industri 4.0.

Baca Artikel Lainnya

Pupuk Terbaik untuk Tanaman Sayuran dan Buah

Ekspor Perdana Urea ke Australia Buka Peluang Pasar Baru Pupuk Indonesia

Tips Meningkatkan Produktivitas Tanaman dengan Pupuk yang Efektif

SVP Pemeliharaan Petrokimia Gresik, Iwan Febrianto, mengatakan digitalisasi menjadi bagian penting dari strategi perusahaan untuk meningkatkan kinerja operasional secara berkelanjutan.

“Pemanfaatan teknologi digital menjadi langkah strategis bagi kami dalam meningkatkan kinerja operasional secara berkelanjutan. Dengan mengadopsi solusi dari Schneider Electric, kami telah mentransformasi cara kami memantau dan mengelola aset kritikal, sehingga mampu meningkatkan keandalan, mengurangi risiko downtime, serta memberdayakan operasional kami dengan insight berbasis data. Langkah ini tidak hanya memperkuat efisiensi dan keandalan produksi, tetapi juga komitmen kami dalam menyediakan produk berkualitas bagi sektor pertanian nasional dan mendukung masa depan operasional yang lebih berkelanjutan,” ujar Iwan.