Bidik UMKM dan Online Seller, Lion Parcel Hadirkan Layanan MINIPACK
INDUSTRY.co.id - Jakarta – Persaingan industri logistik yang semakin ketat mendorong pelaku usaha menghadirkan layanan yang lebih efisien dan terjangkau. PT Lion Express atau Lion Parcel merespons kebutuhan tersebut dengan meluncurkan MINIPACK, layanan pengiriman khusus paket ringan dengan berat maksimal 300 gram yang menawarkan tarif lebih hemat tanpa mengikuti pembulatan tarif minimum 1 kilogram.
Kehadiran layanan baru ini ditujukan untuk menjawab keluhan pelanggan yang selama ini harus membayar ongkos kirim setara 1 kilogram meskipun barang yang dikirim memiliki bobot jauh lebih ringan. Kondisi tersebut kerap dirasakan pengguna sebagai biaya tambahan yang tidak sebanding dengan berat aktual paket, terutama untuk pengiriman dokumen, aksesori hingga produk kosmetik.
Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto, mengatakan perusahaan memahami bahwa efisiensi biaya menjadi kebutuhan penting bagi pelanggan maupun pelaku usaha. Menurutnya, berbagai masukan yang diterima menunjukkan masih banyak pelanggan yang merasa terbebani oleh skema tarif minimum tersebut.
"Kami memahami bahwa setiap gram sangat berharga bagi pelanggan. Dalam berbagai interaksi dengan pelanggan, kami sering mendengar tantangan yang dihadapi ketika mereka harus membayar tarif 1 kilogram untuk paket yang sebenarnya sangat ringan, bahkan sebagian menyebutnya sebagai 'bayar angin'. Melalui MINIPACK, Lion Parcel ingin menghadirkan fair pricing sehingga pelanggan hanya membayar sesuai kebutuhan pengiriman mereka, sekaligus mendukung pertumbuhan pelaku usaha, khususnya UMKM," ujar Kenny dalam keterangannya, Kamis (4/6).
Melalui layanan MINIPACK, pelanggan dapat menikmati tarif pengiriman yang lebih kompetitif dengan standar layanan yang sama dengan layanan reguler. Sebagai ilustrasi, biaya pengiriman rute Jakarta-Makassar yang pada layanan reguler dipatok Rp46.000 per kilogram kini dapat ditekan menjadi Rp23.000 menggunakan MINIPACK atau lebih hemat hingga 50%.
Langkah ini dinilai sejalan dengan pertumbuhan perdagangan digital yang terus meningkat. Biaya logistik menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen serta daya saing para penjual daring. Dengan ongkos kirim yang lebih terjangkau, Lion Parcel berharap pelaku UMKM dan online seller dapat menjaga margin usaha sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat.
Chief Retail Officer Lion Parcel, Febri Andika, mengungkapkan layanan tersebut lahir dari berbagai masukan pelanggan yang diperoleh melalui jaringan agen perusahaan yang tersebar di berbagai daerah.
Baca Artikel Lainnya
Dukung UMKM dan Online Seller, Lion Parcel Perkenalkan MINIPACK
Volume Batu Bara KAI Logistik Melonjak 11 Persen, Lampaui Target Bulanan
Pengiriman Jarak Jauh Lalamove Melonjak 47% pada Awal 2026
"Jaringan agen menjadi salah satu touchpoint utama Lion Parcel dalam melayani pelanggan. Saat ini, Lion Parcel didukung oleh lebih dari 7.000 agen yang tersebar di seluruh Indonesia. Melalui jaringan tersebut, kami juga terus menggali insight dan memahami kebutuhan pasar sebagai bagian dari upaya menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pelanggan," kata Febri.
MINIPACK dapat diakses melalui aplikasi Lion Parcel maupun jaringan agen di seluruh Indonesia. Layanan ini juga dilengkapi opsi pembayaran Cash on Delivery (COD) dan COD Ongkir. Khusus pengguna COD Ongkir, perusahaan menawarkan program "Bayar Ongkir di Tempat, Gak Bayar Kalau Telat".
Saat ini Lion Parcel telah menjangkau 99% wilayah domestik dengan dukungan akses lebih dari 350 penerbangan Lion Group. Infrastruktur tersebut menjadi penopang utama dalam menjaga kualitas layanan dan memastikan distribusi paket ke berbagai daerah tetap berjalan optimal.
Dengan peluncuran MINIPACK, Lion Parcel semakin melengkapi portofolio layanannya yang mencakup REGPACK, JAGOPACK, BOSSPACK, VIPPACK, INTERPACK, BIGPACK hingga BIGPACK FAST. Perseroan menegaskan akan terus menghadirkan inovasi yang relevan seiring berkembangnya industri logistik dan pesatnya aktivitas bisnis online di Indonesia.