Pasca Pipa PTA MMCI Pecah, Kemenperin Pastikan Pasokan Bahan Baku Industri Aman
INDUSTRY.co.id - Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan insiden pecahnya pipa di fasilitas produksi Purified Terephthalic Acid (PTA) milik PT Merak Chemical Indonesia (MCCI) di Cilegon, Banten, tidak akan mengganggu pasokan bahan baku untuk industri tekstil nasional.
Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arief mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan perusahaan dan instansi terkait untuk memastikan penanganan insiden berjalan sesuai prosedur keselamatan industri.
"Kementerian Perindustrian telah berkoordinasi secara intensif dengan manajemen perusahaan dan pihak terkait guna memastikan penanganan berjalan cepat, tepat, dan sesuai prosedur keselamatan industri," ujar Febri, Kamis (4/6).
Insiden terjadi pada Senin (25/5) sekitar pukul 14.30 WIB di area Pabrik 1 PT MCCI. Pipa outlet reaktor PTA menuju fasilitas crystalizer dilaporkan pecah secara tiba-tiba saat proses produksi berlangsung.
Perusahaan segera menghentikan operasi melalui sistem emergency shutdown dan menerjunkan tim tanggap darurat ke lokasi. Akibat kejadian tersebut, dua pekerja mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis dengan kondisi stabil.
Berdasarkan hasil pemantauan awal, tidak ditemukan kandungan gas berbahaya di sekitar lokasi. Kadar oksigen juga terpantau normal sehingga kondisi lingkungan dinilai masih aman.
Kemenperin menegaskan pasokan PTA nasional tetap terjaga karena PT MCCI memiliki dua fasilitas produksi dengan total kapasitas mencapai 700.000 ton per tahun.
Selama proses investigasi dan perbaikan berlangsung, perusahaan berencana mengoperasikan Pabrik 2 untuk menjaga kontinuitas pasokan bahan baku industri tekstil dalam negeri.
Saat ini, investigasi masih dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk vendor pipa asal Jepang.