Tak Bagi Dividen, Siloam Fokus Pengembangan dan Ekspansi Bisnis

Oleh : Candra Mata | Selasa, 12 Mei 2026 - 21:27 WIB

INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Siloam International Hospitals Tbk (“Siloam”) resmi menutup pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2025 dengan memperoleh persetujuan penuh dari para pemegang saham atas seluruh agenda rapat yang diajukan Perseroan. Momentum ini sekaligus menjadi penanda penting bagi langkah transformasi Siloam dalam memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.

Dalam pemaparannya, Perseroan menegaskan komitmen berkelanjutan untuk menghadirkan layanan kesehatan yang penuh kepedulian, berkualitas tinggi, serta berbasis inovasi di seluruh Indonesia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui implementasi strategi transformasi Next Gen Siloam (“NGS”), sebuah inisiatif menyeluruh yang dirancang guna meningkatkan kapabilitas operasional dan klinis Perseroan.

Sebagai salah satu pelopor layanan kesehatan bertaraf internasional di dalam negeri, Siloam terus memperkuat investasinya pada pengembangan keunggulan klinis, prosedur medis modern, serta pemanfaatan teknologi dan perangkat kesehatan mutakhir. Langkah ini diharapkan dapat semakin mengurangi kebutuhan masyarakat Indonesia untuk mencari layanan pengobatan ke luar negeri.

Tahun buku 2025 menjadi fase penting dalam perjalanan transformasi Perseroan menuju archetype operasional yang lebih terfokus. Pendekatan ini memungkinkan penyelarasan yang lebih kuat antara kapabilitas klinis, alokasi modal, dan efisiensi operasional di seluruh jaringan rumah sakit Siloam.

Melalui Network Premium, Perseroan berfokus memperkuat kualitas layanan klinis lewat kolaborasi dengan rumah sakit kelas dunia, peningkatan pengalaman pasien, serta investasi berkelanjutan pada teknologi medis canggih. Sementara itu, Network Value Seeker diarahkan untuk memperluas akses layanan kesehatan melalui efisiensi operasional dan peningkatan keterjangkauan layanan bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Di tengah tahun yang bersifat transisional serta tantangan eksternal yang memengaruhi industri kesehatan, Siloam tetap membukukan kinerja keuangan yang solid. Perseroan mencatatkan total pendapatan sebesar IDR 12,8 triliun atau tumbuh 5,2% YoY, EBITDA sebesar IDR 2,8 triliun atau meningkat 18,3% YoY, serta laba bersih sebesar IDR 1,1 triliun atau naik 22,5% YoY.

Sebagai bagian dari agenda ekspansi dan peningkatan kualitas layanan kesehatan nasional, Siloam juga telah memulai operasional Siloam Hospitals Surabaya, Mochtar Riady Center for Advanced Care (MRCAC) yang memperluas akses masyarakat Jawa Timur terhadap layanan kesehatan berteknologi tinggi. 

Selain itu, Perseroan turut melakukan soft-launch perluasan Siloam Hospitals Makassar bersamaan dengan pengenalan sejumlah teknologi medis terbaru, termasuk sistem CT-LINAC terintegrasi pertama di Asia Tenggara untuk memperkuat layanan precision oncology.

Dalam agenda RUPST, pemegang saham juga menyetujui keputusan Perseroan untuk tidak membagikan dividen tahun buku 2025. Seluruh laba bersih tahun berjalan akan dicatat sebagai laba ditahan guna mendukung pengembangan usaha dan strategi pertumbuhan Perseroan ke depan.

Presiden Direktur Siloam, David Utama, menyampaikan “Kami dengan bangga melaporkan kinerja operasional dan keuangan yang kuat selama periode ini, didorong oleh implementasi strategi archetype, yang memungkinkan penyelarasan yang lebih kuat antara kemampuan klinis, alokasi modal, dan sumber daya operasional di seluruh Network kami. Ini menandai awal dari transformasi yang lebih luas, sejalan dengan visi kami untuk menghadirkan layanan kesehatan berkualitas tinggi dan mudah dijangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia.”

Dalam RUPST tersebut, Perseroan juga menetapkan susunan terbaru Direksi dan Dewan Komisaris sebagai berikut:

Dewan Direksi

Presiden Direktur: David Utama

Direktur: Atiff Ibrahim Gill

Direktur: Benny Haryanto Djie

Direktur: Gabriele Isacco Tironi

Direktur: Phua Meng Kuan (Daniel Phua)

Direktur: Richard Kidarsa

Direktur: Surya Tatang

Dewan Komisaris

Presiden Komisaris/Komisaris Independen: Yasonna H. Laoly, S.H., M.Sc.

Komisaris: Andy Nugroho Purwohardono

Komisaris: Sigit Prasetya

Komisaris Independen: James Tobias Hall

Komisaris Independen: Dr. H. Bambang Soesatyo, S.E., S.H., M.H., M.B.A.